Posted on October 9, 2009 by ahmadlabib
leh :
Farid I.A / XII IPA SIB
Kesulitan penderitaan di dunia terlalu kecil dan singkat jika dibandingkan dengan yang akan dialami di ahkirat kelak. Hanya dengan sabar kita bisa selamat dari penderitaan dan kesulitan akhirat yang mahadassyat tersebut. Penderitaan di dunia paling lama 60 sampai 100 tahun, tapi kebahagiaan di akhirat akan kita dapatkan, jika bisa bisa bersabar, adalah kekal abadi. Jadi sungguh naif jika hidup yang singkat ini disia-siakan untuk mengejar kesenangan yang semu.
Read more »
Filed under: Tulisan | Tagged: Tulisan Siswa | Leave a Comment »
Posted on October 8, 2009 by ahmadlabib
Oleh:
Safira Zamzabila Kelas III-IPA SIB
Menurut pengertian kebahasaan adil berarti tidak berat sebelah, tidak berpihak atau proporsional. Selain pengertian menurut bahasa, adil juga berarti, menjamin hak individu (diri sendiri dan orang lain), menghapus kedzaliman, melaksanakan hukum dengan saksama dan memastikan tidak ada penyalah gunaan hak-hak orang lain. Perintah untuk bersikap adil telah difirmankan Allah SWT sebagai berikut:
إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“ Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. “
( QS. An Nahl 16:90 )
Read more »
Filed under: Tulisan | Tagged: Tulisan Siswa | Leave a Comment »
Posted on October 8, 2009 by ahmadlabib
Oleh:
Sri Kreesna Maharani/XII-IPS
Ridha berasal dari kata radhiyah yang memiliki arti “rela” dan “menerima dengan suci hati”. Sedangkan menurut istilah, ridha berkaitan dengan perkara keimanan yang terbagi menjadi dua macam, yaitu :
- Ridha hamba terhadap hukum Allah. ORang yang ridha terhadap hukum Allah akan senantiasa menjalankan perintah Allah dengan ikhlas, selalu bersyukur dan menjauhi segala yang dibenci Allah swt.
- Ridha Allah terhadap hamba-Nya. Jika Allah swt. meridhai hamba-Nya, Ia akan memberikan tambahan kenikmatan, pahala dan meninggikan derajat hamba-Nya tersebut.
Hal ini telah disebutkan sebagaimana dengan firman Allah swt, ”Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya.” (QS 98: 8).
Read more »
Filed under: Tulisan | Tagged: Tulisan Siswa | Leave a Comment »
Posted on October 8, 2009 by ahmadlabib
Oleh:
Ahmad Ghalib Kelas III-IPA SIB
Orang beriman yang mempunyai sikap yang bijaksana pastinya akan bersikap ridha kepada semua perbuatan yang dia lakukan. Kata ridha berasal dari bahasa Arab yang artinya rela dan menerima dengan suci hati . Menurut istilah ridha berarti menerima dengan rasa senang apa yang diberikan oleh Allah SWT baik berupa peraturan, hukum, ataupun qada atau ketentuan nasib.Mengacu pada pengertian ridha, menurut istilah seperti tersebut ridha dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam yaitu :
Ridha terhadap peraturan – peraturan Allah SWT. Orang yang ridha terhadap hukum Allah SWT tentu akan melaksanakan semua perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya, yang dilandasi dengan niat ikhlas karena Allah SWT dan rasa senang, tidak merasa dipaksa atau terpaksa.
Read more »
Filed under: 1, Tulisan | Tagged: Tulisan Siswa | Leave a Comment »
Posted on October 8, 2009 by ahmadlabib
Oleh:
(SELVI SUSWADI KELAS XII SMA SIB)
Kita, sebagai umat muslim, telah meyakini bahwa surga dan neraka itu memang ada. Surga itu sendiri dalam Al-Quran telah dijelaskan dalam surat Ar-Ra’du 13:35, yang artinya Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman). mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.
Untuk urusan neraka, Allah SWT juga telah menjelaskannya dalam Al-Qur’an surat Az-Zumar ayat 16, yang artinya Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku.
Read more »
Filed under: Tulisan | Tagged: Tulisan Siswa | Leave a Comment »
Posted on October 5, 2009 by ahmadlabib
Arief Farihan Kamil | Sabtu, 26 September 2009
Sumber: Priangan Online

HANYA alat pikulan sederhana. Harganya tak lebih dari Rp 300.000. Namun sarana berdagang yang terbuat dari kayu dan seng bantuan Majelis Taklim Kedutaan Besar RI Bangkok di Thailand itu justru menjadi penyambung nafas kehidupan Maman (37) dan keluarganya. “Kini saya bisa menafkahi keluarga lagi,” kata pria berkulit legam tersebut, Jumat (25/9).
Maman adalah salah seorang korban bencana gempa bumi yang mengguncang Jawa Barat pada awal September lalu. Rumahnya di RT 04/03 Blok Cisepet, Dusun Nanggewer, Desa Jelat, Kec. Baregbeg, Kab. Ciamis, luluh lantak. Gempa memang telah menjungkirkan kehidupan saat ini dan masa depan. Seisi rumah seperti peralatan rumah tangga hingga peralatan dapur, ludes. Kompor penyok, katel bolong, tiga lusin gelas di lemari pecah.
Read more »
Filed under: 1 | Leave a Comment »
Posted on August 1, 2009 by ahmadlabib
Konsepnya sederhana ” di dalam jiwa yang sehat terdapat badan yang sehat”. Artinya kalau jiwa dan kondisi ruhani kita lagi nyaman tentram dan damai, maka badan serasa segar dan makanpun serasa nikmat. Sebaliknya bila kondisi jiwa kita tidak stabil penuh dengan konplik, penuh dengan perasaan tidak senang, perasaan tidak puas, maka sekujur badan serasa pegal linu, kepala pusing, hingga akhirnya tidak enak badan.sakit.
Read more »
Filed under: Tulisan | Tagged: Olahraga Hati | 2 Comments »
Posted on May 29, 2009 by ahmadlabib
Judulnya adalah Study Banding, ya memang kami melakukan pembelajaran ke dua sekolah yang berada di Phuket sebuah Pulau di Thailand. Harapan untuk menimba ilmu tentang pelaksanaan sekolah Internasional atau sekolah Bilingual sedikit terlaksana dengan penjelasan dari pengurus kedua sekolah dan pengamatan langsung di sekitatar sekolah.
Read more »
Filed under: Tulisan | 5 Comments »
Posted on February 26, 2009 by ahmadlabib
“Kapolda Jatim Brigjen Pol Anton Bachrul Alam membuat sebuah kebijakan kepada semua anggotanya untuk menjalankan salat lima waktu dan mengaji al-quran hingga khatam 30 juz.” (Detik News, Rabu 26 Pebruari 2009)
Itulah sebuah kebijakan yang perlu diacungkan jempol bahkan kalau kata YM (Yaho Massangger) “Two Tumb up”. Sungguh kebijakan yan perlu ditiru oleh semua kepala atau semua ketua yang mempunyai anak buah sebagi binaan dan tanggung jawabnya.
Kebiasaan baik akan bisa menjadi sebuah prilaku atau karakter yang baik pada tahapan berikutnya.Sehingga segala apa yang kita cita-citakan akan mudah tergapai dengan mudah dan lancar.
Sepintas kebijakan yang diambil oleh petinggi Polisi tersebut terkesan memaksa dan otoriter, mengingat bawahan yang terkena kebijakan tersebut sudah bukan anak-anak lagi yang mempunyai banyak keterbatasa, namun demikian pada kenyataanya orang dewasa (aqil baligh)-pun perlu untuk dipaksa dan dibiasakan untuk selalu mengerjakan apa-apa yang diyakini kebaikan dan manfaatnya.
Sebagai bahan renungan dan muhasabah bagi kita tentang apa yang telah diteapkan sebagai kebijakan di Polda Jatim, terkait dengan kebiasaan shalat berjamaah dan membaca al-quran, sudahkah kita yang bisa dan faham akan hukum dan cara melaksanakannya melakukan dengan ikhlash dan konsisten?.Sudahkah kita lari dari meja kerja kita, ketika mendengar atau mengetahui tibanya waktu shalat? Sudahkah kita menyimpan raket tenis dan bersegera ke masjid, ketika waktu shalat tiba? Sudahkah kita mendawamkan membaca Firman-firman Allah SWT. dalam kehidupan kita? Sudahkah kita mentadaburinya? Melaksanakannya?
Kebiasaan yang baik harus selalu dan selamanya di tanamkan kepada anak-anak remaja ataupun orang dewasa yang taat maupun yang kurang taat. Terlepas dari siapa yang menyruh membiasakan, kita akan memualinya dari diri kita sendiri untuk memaksa dan menyuruh diri kiata sendiri untuk selalu dan selamanya membiasakan untuk melaksanakan hal-hal yang baik dan bermanfaat.
Filed under: Tulisan | 2 Comments »
Posted on January 14, 2009 by ahmadlabib