<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>LABIB Al-CIAMISI</title>
	<atom:link href="http://ahmadlabib.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadlabib.wordpress.com</link>
	<description>Masuklah Ke Dalam Agama Islam Secara Keseluruhan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2012 16:08:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ahmadlabib.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/6d28495fe02a108c113bc2bd63115249?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>LABIB Al-CIAMISI</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ahmadlabib.wordpress.com/osd.xml" title="LABIB Al-CIAMISI" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ahmadlabib.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pembukaan Pelatihan</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2012/01/06/pembukaan-pelatihan/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2012/01/06/pembukaan-pelatihan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 16:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah pembukaan Pelatihan Peningkatan Wawasan dan Kompetensi Guru Mata Pelajaran PAI di SMA se-Periangan Timur berjalan dengan lancar, juga penyampaian materi sesi pertama berjalan tepat waktu dan materi-materi baru. Ada yang menarik dari sambutan rektor IAIC KH.Bunyamin Ruhiat mengenai beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang buru PAI khususnya di SMA, dantaranya beliau mengemukakan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=283&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah pembukaan Pelatihan Peningkatan Wawasan dan Kompetensi Guru Mata Pelajaran PAI di SMA se-Periangan Timur berjalan dengan lancar, juga penyampaian materi sesi pertama berjalan tepat waktu dan materi-materi baru.<br />
Ada yang menarik dari sambutan rektor IAIC KH.Bunyamin Ruhiat mengenai beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang buru PAI khususnya di SMA, dantaranya beliau mengemukakan bahwa seorang guru PAI harus mengajari anak didiknya dengan &#8220;layyin&#8221; atau lemah lembut, tidak malah sebaliknya ditakuti anak.Menurut beliau sudah tidak saatnya seorang guru menjadi ditakuti oleh anak didiknya karena kegalakannya.<br />
Sambutan berikut adalah dari Dr.Amin Haidari Dirjen Pendidikan Agama Islam di Sekolah.Beliau lebih menekankan kepada para guru PAI untuk untuk menjadi &#8220;Khalifah&#8221; dii sekolahnya.Seperti halnya tugas kholifah yang diemban oleh nabi Adam yang diajarkan oleh Allah nama-nama seluruhnya. Sehingga seorang &#8220;khalifah&#8221;/guru PAI senantiasa mencari tau nama-nama seluruhnya, berbagai ilmu seluruhnya supaya lebih siap ketika berhadapan dengan muridnya. Jangan malah menjadi guru PAI yang dilecehkan oleh muridnya gara-gara tidak menguasai internet misalnya, atau yang lainya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/283/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=283&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2012/01/06/pembukaan-pelatihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hijrah dan kaitannya dengan niat</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/11/28/hijrah-dan-kaitannya-dengan-niat/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/11/28/hijrah-dan-kaitannya-dengan-niat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 05:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[makna hijrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah saat ini kita bisa memasuki tahun 1433 Hijriah. Tahun baru bagi segenap umat Islam yng meyakini akan keagungan peradaban islam yng dinafasi al-quran dan hadits. Terlepas dari ketidakberdayaan kita menjadikan tahun hijriah menjadi tahun standar internasional seperti tahun masehi, ada hal yang perlu kita soroti dari makna hijrah itu sendiri. Dari Amīr al-Mu’minīn, Abū [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=284&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah saat ini kita bisa memasuki tahun 1433 Hijriah. Tahun baru bagi segenap umat Islam yng meyakini akan keagungan peradaban islam yng dinafasi al-quran dan hadits. Terlepas dari ketidakberdayaan kita menjadikan tahun hijriah menjadi tahun standar internasional seperti tahun masehi, ada hal yang perlu kita soroti dari makna hijrah itu sendiri.</p>
<p><span id="more-284"></span></p>
<p>Dari Amīr al-Mu’minīn, Abū Hafsh ‘Umar bin al-Khaththāb t, dia menjelaskan bahwa dia mendengar Rasulullah r bersabda:</p>
<p><em>“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut”</em> <strong>(HR. al-Bukhāriy dan Muslim)</strong></p>
<p>Terkait dengan hadits di atas maka hijrah atau kepindahan kita dari sesuatu ke sesuatu itu sangat terkait dengan kehendak atau tujuan atau target yang akan kita capai. Motivasi dalam berhijrah senantiasa diselaraskan dengan kebenaran hati nurani yang meyakini akan kebenaran Allah SWT dan RAsu-Nya.</p>
<p>Seandainya motif dari hijrah kita untuk mencapai keridoan Allah semata dengan kemurnian tauhidullah kita, maka insya Allah keridoan Allah akan kita dapatkan,  bahkan sangat memungkinkan akan munculnya kelebihan-kelebihan yang berupa duniawi yang kita dapatkan, yang kesemuanya itu sudah diridoi oleh Allah.</p>
<p>Seandainya keinginan dan motif berjihad hanya untuk dunia maka yakinlah dunia akan didapat tanpa keberkahan yang Allah janjikan.Untuk itu marilah berjihad dengan meluruskan niat atau motif kita yang hanya mendapat keridoan Allah semata.</p>
<p>Wallahu A&#8217;lam&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=284&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/11/28/hijrah-dan-kaitannya-dengan-niat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UTS SMA Terpadu Ar-Risalah ciamis</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/10/13/uts-ujian-tengah-semester/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/10/13/uts-ujian-tengah-semester/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 01:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Mulai tanggal 10-15  Oktober 2011 SMA Terpadu Ar-risalah Cijantung Ciamis mengadakan UTS )Ujian Tengah Semester. UTS ini dilaksanakan mulai jam 7.30 &#8211; jam 12.00 siang. Semoga dengan UTS ini akan lebih meningkatkan kualitas belajar dan mengajar di SMA terpadu Ar-Risalah<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=279&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mulai tanggal 10-15  Oktober 2011 SMA Terpadu Ar-risalah Cijantung Ciamis mengadakan UTS )Ujian Tengah Semester. UTS ini dilaksanakan mulai jam 7.30 &#8211; jam 12.00 siang. Semoga dengan UTS ini akan lebih meningkatkan kualitas belajar dan mengajar di SMA terpadu Ar-Risalah<a href="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2011/10/photo-on-2011-10-13-at-08-09.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-280" title="Photo on 2011-10-13 at 08.09" src="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2011/10/photo-on-2011-10-13-at-08-09.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/279/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/279/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=279&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/10/13/uts-ujian-tengah-semester/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2011/10/photo-on-2011-10-13-at-08-09.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Photo on 2011-10-13 at 08.09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PPL (Program Pengalaman Lapangan)</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/10/04/ppl-program-pengalaman-lapangan/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/10/04/ppl-program-pengalaman-lapangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 04:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang bisa kita ambil pelajaran dari sebuah PPL (program pengalaman lapangan) yaitu &#8220;Pengalaman&#8221; atau dalam istilah bahasa Ingrisnya adalah &#8220;experience&#8221;. Tidak salah kalau seorang filosof mengemukakan bahwa &#8220;experience is the best tacher&#8221; pengalaman adalah guru yang paling utama. Kita bisa berguru dan meng-update rangkaian ilmu dari pengalaman-pengalaman yang kita alami tanpa kita sadari. Kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=274&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2011/10/photo-on-2011-10-04-at-10-22.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-275" title="ppl unigal" src="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2011/10/photo-on-2011-10-04-at-10-22.jpg?w=300&#038;h=225" alt="ppl unigal 2011" width="300" height="225" /></a>Ada yang bisa kita ambil pelajaran dari sebuah PPL (program pengalaman lapangan) yaitu &#8220;Pengalaman&#8221; atau dalam istilah bahasa Ingrisnya adalah &#8220;experience&#8221;. Tidak salah kalau seorang filosof mengemukakan bahwa &#8220;experience is the best tacher&#8221; pengalaman adalah guru yang paling utama.<span id="more-274"></span></p>
<p>Kita bisa berguru dan meng-update rangkaian ilmu dari pengalaman-pengalaman yang kita alami tanpa kita sadari. Kita mungkin merasa lebih percaya diri apabila kita pernah melakukan sesuatu daripada kita pernah mempelajari sesuatu. apalagi mungkin mempelajari dan melakukan sesuatu tentu akan lebih percaya diri.</p>
<p>Pengalaman di lapangan akan terasa lebih mendalam apabila mendapatkan tantangan yang mendalam juga, sehingga pada akhir cerita kita merasa lega dan bahagia karena telah berhasil melewati dan menyelesaikan sebuah problem yang di mata kita merupan beban yang sangat berat.</p>
<p>Konsep islam mengenai pengalaman tentu bisa dilihat dari pengutusan Allah terhadap Nabi-nabi  dan rasul-rasul Allah.Mereka diutus Allah ketika sudah berusia 40 tahun, ini memperlihatkan bagaimana sebuah kedewasaan atau kematangan yang dilandasi oleh pengalaman hidup akan mampu menghalau masalah-masalah yang timbul di kemudian hari.</p>
<p>Banyaknya ilmu pengetahuan tentu tidak cukup kalau belum didukung oleh pengalaman-pengalaman yang menimpa diri kita.Semua pengalaman akan terasa manfaatnya apabila kita selalu berusaha untuk selalu ber-husnudzonn kepada Allah hususnya, kepada orang lain juga kepada diri kita sendiri, karena dengan positive thinking kita akan tetap semangat dan lebih mempunyai nyali untuk menghadapi masa depan.</p>
<p>semoga bermanfaat..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/274/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/274/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=274&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2011/10/04/ppl-program-pengalaman-lapangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2011/10/photo-on-2011-10-04-at-10-22.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ppl unigal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memahami Perbedaan Idul Adha 1431 H</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/11/16/memahami-perbedaan-idul-adha-1431-h/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/11/16/memahami-perbedaan-idul-adha-1431-h/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 08:18:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Awal Dzul Hijjah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com &#8211; Potensi adanya perbedaan Idul Adha 1431 Hijriah sudah diprediksi para ahli hisab rukyat dan astronom sejak beberapa tahun lalu. Perbedaan itu terwujud saat ini dengan adanya sebagian umat Islam Indonesia yang memperingati Idul Adha pada Selasa ini, sama seperti di Arab Saudi, dan sebagian lagi Rabu esok. Melalui sidang isbat atau penetapan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=269&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Potensi  adanya perbedaan Idul Adha 1431 Hijriah sudah diprediksi para ahli hisab  rukyat dan astronom sejak beberapa tahun lalu. Perbedaan itu terwujud  saat ini dengan adanya sebagian umat Islam Indonesia yang memperingati  Idul Adha pada Selasa ini, sama seperti di Arab Saudi, dan sebagian lagi  Rabu esok.</p>
<p><span id="more-269"></span></p>
<p>Melalui sidang isbat atau penetapan  yang dilakukan Kementerian Agama dan dihadiri wakil berbagai organisasi  massa Islam, pemerintah menetapkan Idul Adha 10 Zulhijah 1431 H jatuh  pada 17 November 2010.</p>
<p>Anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian  Agama yang juga Profesor Riset Astronomi Lembaga Penerbangan dan  Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin di Jakarta, Senin (15/11),  mengatakan, secara teoretis atau hisab, bulan sabit tipis atau hilal  tidak mungkin diamati pada 6 November karena ketinggiannya di atas ufuk  masih di bawah dua derajat. Hal itu juga didukung dengan data pengamatan  yang menunjukkan hilal belum bisa dilihat atau dirukyat di seluruh  Indonesia.</p>
<p>Dengan demikian, bulan Dzulqa’dah atau bulan ke-11  dalam kalender Islam dibulatkan menjadi 30 hari sehingga 1 Zulhijah  bertepatan dengan 8 November.</p>
<p>Di Indonesia, lanjut Djamaluddin,  jika ada yang menetapkan Idul Adha pada 16 November, hal itu karena  menggunakan kriteria wujudul hilal atau terbentuknya hilal (tanpa perlu  diamati) sehingga bulan Dzulqa’dah hanya 29 hari.</p>
<p>Perbedaan lain  muncul dengan ketetapan Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan Idul Adha  juga pada 16 November sehingga puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah  dilakukan pada 9 November kemarin.</p>
<p>Menurut Djamaluddin, keputusan  Pemerintah Arab Saudi menentukan Idul Adha tahun ini tergolong  kontroversial. Secara teoretis, hilal tidak bisa dirukyat pada 6  November di Mekah. Namun, ternyata otoritas setempat menentukan berbeda.</p>
<p>Sebagai  catatan, dalam keputusan penentuan hari raya, Pemerintah Arab Saudi  sering kali digugat oleh para astronom di Timur Tengah dan kawasan lain.  Meskipun Arab Saudi menggunakan metode melihat hilal untuk menentukan  awal bulan, tapi sering kali hilal yang diklaim bisa dilihat itu secara  teoretis astronomi tidak mungkin bisa dilihat.</p>
<p><strong>Garis penanggalan bulan</strong></p>
<p>Anggota  Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama lainnya yang juga ahli kalender di  Program Studi Astronomi, Institut Teknologi Bandung, Moedji Raharto,  mengatakan, garis penanggalan pada kalender Hijriah berbeda dengan garis  penanggalan kalender Masehi.</p>
<p>Garis penanggalan Masehi didasarkan  pada patokan garis bujur timur atau garis bujur barat 180 derajat. Dalam  penanggalan ini, daerah yang memiliki garis bujur sama atau berdekatan  mulai dari kutub utara hingga kutub selatan akan selalu memiliki hari  yang sama. Perubahan hari dimulai pada pukul 00.00.</p>
<p>Daerah yang  lebih timur juga dipastikan akan lebih dahulu waktunya dibandingkan  daerah di baratnya. Karena itu, dalam sistem penanggalan Masehi, waktu  di Jakarta atau waktu Indonesia barat (WIB) selalu empat jam lebih dulu  dibandingkan waktu Mekkah.</p>
<p>Namun, garis penanggalan bulan berbeda.  Garis penanggalan bulan memiliki 235 variasi. Setiap bulannya, garis  penanggalan bulan berbeda-beda. Garis penanggalan bulan akan kembali di  dekat tempat yang sama sekitar 19 tahun kemudian.</p>
<p>Banyaknya  variasi garis penanggalan bulan ini ditentukan oleh posisi Bulan  terhadap Bumi, dan posisi sistem Bumi-Bulan terhadap Matahari.</p>
<p>Daerah  yang pertama kali melihat hilal akan mengawali hari lebih dulu. Hal ini  berarti, daerah yang terletak pada garis bujur yang sama atau  berdekatan, hari atau awal bulan Hijriahnya bisa berbeda. Hari dimulai  setelah Matahari terbenam atau magrib, bukan pukul 00.00.</p>
<p>Kondisi  ini, lanjut Moedji, yang membuat waktu di Jakarta tidak selalu lebih  dahulu dibanding Mekkah. Jika diasumsikan, hilal pada Zulhijah kali ini  pertama kali dilihat di Mekkah, maka sesudah magrib atau sekitar pukul  18.00 di Mekkah sudah masuk bulan baru.</p>
<p>Saat itu, di Jakarta sudah  pukul 22.00 WIB. Baru pada magrib keesokan harinya, Jakarta memasuki  Zulhijah. Artinya, pada bulan Zulhijah kali ini waktu di Jakarta  tertinggal 20 jam dibandingkan waktu Mekkah.</p>
<p>”Dalam penanggalan  Hijriah, waktu di Indonesia bisa jadi lebih dulu dibandingkan waktu di  Arab Saudi. Namun, bisa jadi pula Arab Saudi lebih dulu dibanding  Indonesia,” tambahnya.</p>
<p>Menurut Moedji, perbedaan awal hari dalam  kalender Hijriah inilah yang sering dipahami secara salah. Mereka  beranggapan, karena waktu di Indonesia lebih cepat dibanding Mekkah,  maka saat di Mekkah berhari raya, di Indonesia juga harus berhari raya.  Padahal, konsep ini didasarkan atas pencampuradukkan konsepsi kalender  Hijriah dan Masehi sehingga menimbulkan kerancuan.</p>
<p>”Umat Islam  Indonesia harus memahami bahwa mereka menggunakan dua sistem kalender.  Kalender Masehi untuk keperluan sehari-hari dan kalender Hijriah untuk  keperluan ibadah. Setiap kalender memiliki konsep dan konsekuensi  masing-masing yang berbeda,” ungkapnya.</p>
<p>Meskipun berbeda, baik  Moedji maupun Djamaluddin mengajak umat Islam menghormati perbedaan yang  ada. Kejadian ini harus kembali memacu umat Islam Indonesia untuk  segera membuat kriteria penentuan awal bulan Hijriah secara bersama yang  berlaku nasional.</p>
<p>Jika sudah ada, maka konsepsi ini bisa  disosialisasikan secara regional dan internasional sehingga diperoleh  sistem penanggalan Hijriah yang bisa berlaku secara global.</p>
<p>”Sistem  penanggalan Hijriah memang lebih kompleks dibandingkan penanggalan  Masehi, tapi itu bukan berarti tidak bisa distandardisasi,” ujar Moedji.</p>
<p>Kompas Cetak</p>
<div><strong>Sumber :</strong></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=269&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/11/16/memahami-perbedaan-idul-adha-1431-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video Mesum mirip Ariel-Luna</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/06/24/video-mesum-mirip-ariel-luna/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/06/24/video-mesum-mirip-ariel-luna/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 07:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Kasus beredarnya video mesum mirip Ariel Luna Maya seolah menjadi santapan berita harian bulan-bulan ini, terutama di negeri kita Indonesia yang merupakan tanah air mereka berdua. Semua kalangan baik tingkat pusat samapai tingkat bawah tak luput untuk membicarakan beredarnya video tersebut. Pelajaan yang mungkin dapat kita ambil dari kasus tersebut yang pertama adalah tentang penegasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=264&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2010/06/04886-ariel-peterpan11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-266" title="04886-ariel-peterpan1" src="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2010/06/04886-ariel-peterpan11.jpg?w=468" alt=""   /></a>Kasus beredarnya video mesum mirip Ariel Luna Maya seolah menjadi santapan berita harian bulan-bulan ini, terutama di negeri kita Indonesia yang merupakan tanah air mereka berdua. Semua kalangan baik tingkat pusat samapai tingkat bawah tak luput untuk membicarakan beredarnya video tersebut.</p>
<p><span id="more-264"></span>Pelajaan yang mungkin dapat kita ambil dari kasus tersebut yang pertama adalah tentang penegasan hukum atau penetapan hukum itu sendiri. Ahli-ahli hukum saling berdebat dan hasilnyapun beluma ada kepastian. Inilah bukti bahwa yang namanya hukum buatan manusia akan selamanya menimbulkan pertentangan dan merugikan satu sama lainnya, karena itu Allah SWT sudah dengan tegas mengatakan bahwa barang siapa yang tidak memakai hukum dengan apa yang Allah turunkan yaitu al-quran maka mereka termasuk golongan orang-orang kafir (Al-Maidah:44), walaupun pendefinisian kafir itu sendiri terdapat beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama islam.</p>
<p>Pelajaran kedua yang mungkin bisa kita ambil adalah bagaimana pentingnya pelajaran akhlak dan etika bergaul sesama dengan sesama manusia terutama ketika ada kesempatan untuk bergaul dengan lawan jenis bukan dalam ikatan perkawinan. Siapapu pelakunya yang ada dalam video tersebut, itu memperlihatkan pergaulan yang tidak semestinya dilakukan oleh pasangan yang belum terikat oleh nikah. Allah SWT. sudah mewanti-wanti untuk tidak mendekati apa yang namanya zina apalagi melakukanya (Al-Isra:32)</p>
<p>Selanjutnya ini meupakan pelajaran bagi kita ummat islam yang sudah bersuami atau beristri, untuk tidak pernah merencanakan pengambilan gambar atau perekaman kegiatan &#8220;ibadah nikmat&#8221; kita barang sekalipun, walupun dengan dalih untuk koleksi pribadi, selain perbuatan itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah karena belum ditemukannya alat-alat tersebut juga kemanfaatan dan keuntungan dari itu tidak ada. Allah SWT. telah menyuruh kita untuk menahan pandangan dan memelihara kemaluan kita dari tindakan yang memalukan (An-Nur:30).</p>
<p>Semoga kita terjaga dari perbuatan-perbuatan yang menjerumuskan kita ke neraka.</p>
<p>Bangkok, 24 Juni 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=264&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/06/24/video-mesum-mirip-ariel-luna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2010/06/04886-ariel-peterpan11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">04886-ariel-peterpan1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APRIL MOP</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/03/31/april-mop/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/03/31/april-mop/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 04:35:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Sumber : http://eramuslim.com/berita/tahukah-anda/april-mop-hari-dimana-umat-islam-dibantai.htm Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya? Sejarah April Mop Sebenarnya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=257&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p>Sumber : <a href="http://eramuslim.com/berita/tahukah-anda/april-mop-hari-dimana-umat-islam-dibantai.htm" target="_blank">http://eramuslim.com/berita/tahukah-anda/april-mop-hari-dimana-umat-islam-dibantai.htm<br />
</a></p>
<p>Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?</p>
<p><strong>Sejarah April Mop</strong></p>
<p>Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.</p>
<p><span id="more-257"></span></p>
<p>Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.</p>
<p>Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine&#8217;s Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.</p>
<p>Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April&#8217;s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.</p>
<p>Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes , Bordeaux , Lyon, Poitou, Tours , dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.</p>
<p>Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur&#8217;an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur&#8217;an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.</p>
<p>Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.</p>
<p>Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur&#8217;an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.</p>
<p>Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.</p>
<p>Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.</p>
<p>Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.</p>
<p>Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.</p>
<p>Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.</p>
<p>Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.</p>
<p>Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April&#8217;s Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.</p>
<p>Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.</p>
<p>Jadi, perhatikan sekeliling Anda, anak Anda, atau Anda sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. (sa/berbagaisumber)</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=257&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2010/03/31/april-mop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SABAR</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/09/sabar/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/09/sabar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 07:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[leh : Farid I.A / XII IPA SIB Kesulitan penderitaan di dunia terlalu kecil dan singkat jika dibandingkan dengan yang akan dialami di ahkirat kelak. Hanya dengan sabar kita bisa selamat dari penderitaan dan kesulitan akhirat yang mahadassyat tersebut. Penderitaan di dunia paling lama 60 sampai 100 tahun, tapi kebahagiaan di akhirat akan kita dapatkan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=253&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>leh :</strong></p>
<p align="center"><strong>Farid I.A / XII IPA SIB</strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-254" title="faridun" src="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2009/10/faridun.jpg?w=468" alt="faridun"   />Kesulitan penderitaan di dunia terlalu kecil dan singkat jika dibandingkan dengan yang akan dialami di ahkirat kelak. Hanya dengan sabar kita bisa selamat dari penderitaan dan kesulitan akhirat yang mahadassyat tersebut. Penderitaan di dunia paling lama 60 sampai 100 tahun, tapi kebahagiaan di akhirat akan kita dapatkan, jika bisa bisa bersabar, adalah kekal abadi. Jadi sungguh naif jika hidup yang singkat ini disia-siakan untuk mengejar kesenangan yang semu.</p>
<p><span id="more-253"></span></p>
<p>Allah menyayangi dan mendekatkan orang yang sabar kehadiratNya. Dia jadikan kesabaran lebih tinggi dari ibadah. Kesabaran ini akan berdiri di sudut liang lahat menjaga dan melindungi kita dari siksa kubur. Jika pahala ibadah lain sepert salat, puasa, dan zakat memiliki kelemahan, maka pahala kesabaran inilah yang akan tampil dihadapan kita.</p>
<p>Kesabaran ada 2 macam:</p>
<p>-          Pertama: Kesabaran yang berkaitan dengan fisik, seperti ketabahan dan ketegaran memikul beban dengan badan (contoh: sabar menahan sakit/luka).</p>
<p>-          Kedua: Kesabran yang terpuji dan sempurna yaitu kesabaran yang berkaitan dengan jiwa dalam menahan diri dari berbagai keinginan tabi’at dan tuntutan hawa nafsu.</p>
<p>Beberapa macam sabar dari segi permasalahannya:</p>
<p>-          Sabar dalam kekayaan disebut mengendalikan diri (dhabtun-nafsi), kebalikannya adalah keadaan yang disebut kesombongan (bathr).</p>
<p>-          Sabar dalam menghadapi salah satu bencana yang mengguncangkan  disebut lapang dada (sa’atush-shadr), kebalikannya adalah keadaan yang disebut sempit dada.</p>
<p>-          Sabar dalam kelebihan penghidupan disebut (zuhud), kebalikannya adalah rakus.</p>
<p>-          Sabar dalam menyimpan rahasia (kitmanus-sir)</p>
<p>Nah, oleh karena itu lah, sabar adalah separuh iman.</p>
<p>Ada beberapa hal yang harus diketahui agar dapat menjadi orang yang sabar:</p>
<ul>
<li>Mata dan Telinga Adalah Sarana Allah Untuk Menguji Manusia</li>
<li>Apa yang kita lihat dan dengar sering menimbulkan nafsu atau amarah yang berlebihan. Untuk mengatasinya, kita harus bersabar.</li>
</ul>
<ul>
<li>Sabar Itu Tiada Ada Batasnya</li>
<li>Mengahadapi segala permasalahan dengan sabar.</li>
</ul>
<p>“ Di hari kiamat orang yang mati syahid dan orang yang suka bersedekah dihadapkan pada perhitungan, namun orang yang mendapatkan musibah tidak dihitung dan tidak disidang lagi. Pahala mereka dituangkan begitu saja (tanpa perhitungan) sehingga orang yang tidak pernah sakit berharap tubuh mereka dipotong-potong dengan gunting, demi melihat pahala orang yang terkena musibah itu,” (HR Thabrani)</p>
<ul>
<li>Sabar Adalah Jalan Pemecahan Yang Terbaik</li>
<li>Pelampiasan emosi hanya akan mendatangkan kepuasan sesaat saja.</li>
</ul>
<p>“<strong>Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas tanggungan Allah.</strong> Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (Asy-Syuura 42:40)</p>
<p>“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Alam-Nasyrah 94:5-6)</p>
<ul>
<li>Sabar Adalah Perintah Allah</li>
<li>Lakukan sabar bukan lantaran terpaksa, namun dengan penuh kesadaran bahwa ini adalah perintah Allah.</li>
</ul>
<p>Dengan mengetahui hal-hal tersebut, semoga kita akan dapat menjadi orang yang dapat <span style="text-decoration:underline;">mengiklhaskan </span>segala hal yang terjadi pada diri kita, <span style="text-decoration:underline;">iklhas</span> adalah indikator keberhasilan pelaksanaan sabar. Dan karena sesungguhnya “Orang yang bersabar, pasti mendapat kemenangan walaupun tertunda.” (Sayidina Ali bin Abi Thalib r.a.)</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="119" height="15"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center">“ Maka jika ada diantaramu 100 orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan 200 orang; dan di antaramu ada 1000 orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan 2000 orang dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Anfaal 8:66)</p>
<p>Sumber:</p>
<p>-          “Bahan Renungan Kalbu”, oleh Dermadi Alibasyah</p>
<p>-          “Mensucikan Jiwa”, oleh Sa’id Hawwa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=253&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/09/sabar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2009/10/faridun.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">faridun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ADIL</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/08/adil/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/08/adil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 11:07:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Safira Zamzabila Kelas III-IPA SIB Menurut pengertian kebahasaan adil berarti tidak berat sebelah, tidak berpihak atau proporsional. Selain pengertian menurut bahasa, adil juga berarti, menjamin hak individu (diri sendiri dan orang lain), menghapus kedzaliman, melaksanakan hukum dengan saksama dan memastikan tidak ada penyalah gunaan hak-hak orang lain. Perintah untuk bersikap adil telah difirmankan Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=248&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Oleh:</p>
<p align="center">Safira Zamzabila Kelas III-IPA SIB</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-250" title="safira" src="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2009/10/safira1.jpg?w=468" alt="safira"   /> Menurut pengertian kebahasaan <em>adil</em> berarti tidak berat sebelah, tidak berpihak atau proporsional. Selain pengertian menurut bahasa, adil juga berarti, menjamin hak individu (diri sendiri dan orang lain), menghapus kedzaliman, melaksanakan hukum dengan saksama dan memastikan tidak ada penyalah gunaan hak-hak orang lain. Perintah untuk bersikap adil telah difirmankan Allah SWT sebagai berikut:</p>
<p align="right">إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ</p>
<p align="right">يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ</p>
<p><em>“ Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. “<br />
</em>( QS. An Nahl 16:90 )</p>
<p><span id="more-248"></span></p>
<p><strong>Orang yang adil biasanya memiliki sifat seperti :</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Mempunyai iman yang kukuh dan bertakwa kepada Allah SWT</li>
<li>Menguasai ilmu syariat dan ilmu Aqilah</li>
<li>Melakasankan amanah dengan penuh tanggung jawab</li>
<li>Ikhlas dan bertakwa kepada Allah SWT</li>
<li>Memiliki pribadi yang mulai ( tidak mementingkan diri sendiri, memiliki belas kasihan, bijak/tegas dan berani mengambil resiko</li>
</ol>
<p><strong>Keuntungan dari bersikap adil adalah : </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Mereka yang bersikap adil akan mendapat keamanan di dunia dan akhirat</li>
<li>Apabila orang adil yang berkuasa, maka keadilan akan memelihara kekuasaannya</li>
<li>Mendapat keridhaan dari Allah SWT</li>
<li>Mereka yang bersikap adil tidak akan menzalimi sesama manusia</li>
<li>Mereka yang bersikap adil akan mendapatkan posisi yang tinggi di dunia maupun akhirat</li>
<li>Keadilan merupakan jalan menuju surga</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Allah SWT menyarankan kita untuk bersikap adil terhadap sesama orang. Diantaranya : </strong></p>
<p>a)    Adil terhadap Allah SWT, dengan cara menghindari untuk berbuat syirik dalam beribadah, mengimani Asmaul Husna, tidak berbuat maksiat, selalu berzikir dan selalu mensyukuri nikmatNya.</p>
<p>b)    Adil terhadap sesama manusia, dengan cara tidak mengambil hak-hak mereka dan tidak mendzaliminya.</p>
<p>c)    Adil terhadap keluarga, dengan cara tidak melebihkan kasih sayang yang diberikan dan tidak mengutamakan salah seorang diantar mereka.</p>
<p>d)    Adil dalam perkataan,  dengan cara tidak berkata dusta, kasar terhadap sesama. Allah mencintai orang-orang yang adil dalam perkataan mereka, sesuai dengan firman Allah :</p>
<p><em>“ ……………………. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berkata adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu). “</em> (Q.S. Al-An’am: 152)</p>
<p>e)    Adil dalam keyakinan dengan cara, meyakini setiap ajaran-ajaran yang disebut dalam Al-Quran.</p>
<p>f)    Adil dalam menetapkan hukum dan memutuskan perselisihan yang terjadi, dengan cara menjadikan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai sumber hukum dan pemutus hukum.</p>
<p>Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai adil, apalagi jika sudah disangkut pautkan dengan kepentingan sosial, biasanya kita akan melibatkan sikap, cara pandang dan malahan emosi. Ada beberapa sudut pandang yang berbeda mengenai adil, salah satu contohnya, adil berdasarkan egoisme pribadi dan juga adil berdasarkan egoisme kelompok dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya saya akan coba uraikan kepada anda, sebagai berikut:</p>
<p><strong>Adil berdasarkan egoisme pribadi</strong></p>
<p>Adil menurut pandangan ini hanya akan menilai sesuatu berdasarkan keuntungan yang diperolehnya saja. Inilah yang membuat makna adil sendiri menjadi tidak benar. Dengan menggunakan sudut pandang seperti ini, mereka biasanya tidak memperdulikan orang lain, yang mereka tahu hanyalah kepentingan yang akan diperoleh orang diri mereka saja, hal semacam ini akan mengurangi rasa empati kita kepada orang lain. Sebagai contoh<span style="text-decoration:underline;">, disaat kita sedang memperoleh keuntungan atas suatu perbuatan/tindakan yang kita lakukan, maka kita akan mengatakan bahwa itu adalah adil. Namun, apabila kita memperoleh kerugian atas apa yang telah kita lakukan maka dengan sendirinya kita akan mengatakan jika itu tidak adil.</span></p>
<p align="right">قَالاَ رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ</p>
<p><em>“  Keduanya berkata: &#8220;Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. </em><em>“</em> (Q.S. AL-Araf:23 )</p>
<p><strong>Adil berdasarkan egoisme kelompok</strong></p>
<p>Pandangan seperti ini sebenarnya hampir sama dengan pandangan adil berdasarkan egoisme pribadi. Namun bedanya, orang yang berpikiran seperti ini tidak hanya memikirkan kepentingannya saja, tapi juga memikirkan kepentingan kelompok atau keluarganya. <span style="text-decoration:underline;">Jika salah satu kelompok atau keluarganya memperoleh keuntungan atau mendapatkan hasil-hasil yang bagus dan memuaskan, maka dia akan mengatakan jika itu memang adil untuk mereka dapatkan. Tetapi dia akan mengatakan itu tidak adil bagi mereka, jika kelompok atau keluarganya tidak memperoleh hasil sesuai dengan apa yang diharapkan atau hanya sedikit sekali bagian yang diterima oleh mereka.</span> Sikap seperti ini dapat terjadi apabila ada kesamaan pandangan dari masing-masing orang, kesamaan itulah yang akhirnya membuat mereka bersatu dan menganut sudut pandang ini. Orang yang menganut paham ini hanya memiliki rasa empati kepada kelompoknya saja.</p>
<p><strong>Adil berdasarkan kelayakan bagi orang lain</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Orang yang menganut paham ini memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap sesama dan selalu berusaha memperjuangkan keadilan bagi orang lain yang berhak. Mereka yang memegang sudut pandang ini akan memperhatikan seberapa bermanfaatkah suatu perbuatan telah dilakukan oleh seseorang. <span style="text-decoration:underline;">Jika perbuatan itu membawa maanfat bagi banyak orang maka dia akan menganggapnya adil. Sebaliknya jika perbuatan itu hanya bermanfaat untuk sebagian orang saja maka dia akan menganggao itu tidak adil.</span> Mereka ini cenderung memiliki rasa empati yang tinggi terhadap orang-orang yang tidak mendapatkan keadilan dan mereka pun lebih mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingan mereka sendiri.</p>
<p><strong>Adil berdasarkan kesamaan derajat</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kita semua telah mengetahui <span style="text-decoration:underline;">jika derajat kita sebagai manusia sesungguhnya memang sama</span>. Maka mereka yang menganut paham keadilan ini dapat berlaku adil terhadap orang lain dan juga diri mereka sendiri. Mereka juga memiliki rasa empati yang bersifat proporsional dan tidak berlebihan sehingga mereka dapat bersikap bijak kepada orang lain maupun diri mereka sendiri.</p>
<p>Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang senantiasa berbuat adil kepada sesama manusia. Oleh karena itu mari kita berlomba-lomba untuk bersikap adil agar Allah SWT selalu mencintai kita sebagai umatnya. Allah SWT berfirman :</p>
<p>“ …………… <em>Dan berlaku adalah : sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil. “</em> (Q.S. Al-Hujarat: 9).</p>
<p>Maka dari itu, seorang muslim yang baik, dia akan berusaha untuk dapat berbuat adil dalam segala urusannya sampai keadilan benar-benar berada ditempatnya yang sebenarnya.  Dia pun berusaha untuk menjauhi segala macam bentuk ketidakadilan, kedzaliman dan juga penyelewengan. Orang yang bersikap adil tidak mudah terbuai dalam kehidupan duniawi.</p>
<p align="right">
<p align="right">
<p align="right">
<p>Sumber :</p>
<p>-       <a href="http://www.al-azim.com/masjid/adil.html">http://www.al-azim.com/masjid/adil.html</a></p>
<p>-       <a href="http://wuryanano.blogspot.com/">http://wuryanano.blogspot.com</a></p>
<p>-       <a href="http://www.lazyaumil.org/">http://www.lazyaumil.org</a></p>
<p>-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=248&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/08/adil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2009/10/safira1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">safira</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RIDHA</title>
		<link>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/08/ridha-2/</link>
		<comments>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/08/ridha-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 10:59:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahmadlabib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadlabib.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Sri Kreesna Maharani/XII-IPS Ridha berasal dari kata radhiyah yang memiliki arti “rela” dan “menerima dengan suci hati”. Sedangkan menurut istilah,  ridha berkaitan dengan perkara keimanan yang terbagi menjadi dua macam, yaitu : Ridha hamba terhadap hukum Allah. ORang yang ridha terhadap hukum Allah akan senantiasa menjalankan perintah Allah dengan ikhlas, selalu bersyukur dan menjauhi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=245&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Oleh:</p>
<p align="center">Sri Kreesna Maharani/XII-IPS</p>
<p align="center">
<p><img class="alignleft size-full wp-image-246" title="niiiiiina" src="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2009/10/niiiiiina.jpg?w=468" alt="niiiiiina"   />Ridha berasal dari kata radhiyah yang memiliki arti “rela” dan “menerima dengan suci hati”. Sedangkan menurut istilah,  ridha berkaitan dengan perkara keimanan yang terbagi menjadi dua macam, yaitu :</p>
<ol>
<li>Ridha hamba terhadap hukum Allah. ORang yang ridha terhadap hukum Allah akan senantiasa menjalankan perintah Allah dengan ikhlas, selalu bersyukur dan menjauhi segala yang dibenci Allah swt.</li>
<li>Ridha Allah terhadap hamba-Nya. Jika Allah swt. meridhai hamba-Nya, Ia akan memberikan tambahan kenikmatan, pahala dan meninggikan derajat hamba-Nya tersebut.</li>
</ol>
<p>Hal ini telah disebutkan sebagaimana dengan firman Allah swt, <em>&#8221;Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya.&#8221;</em> <strong>(QS 98: 8).</strong></p>
<p><strong><span id="more-245"></span><br />
</strong></p>
<p><em>Dalam hadits atha’, Ibnu Abbas berkata:</em><em> </em><em>Ketika Rasulullah SAW menemui sahabat – sahabat Anshor, Beliau bersabda: ”apakah kamu orang – orang mukmin?” ,</em><em> </em><em>lalu mereka diam,</em><em> </em><em>maka berkatalah Umar</em><em> </em><em>: “ Ya, Rasulullah”.</em><em> </em><em>Beliau SAW bersabda lagi: “ apakah tanda keimananmu?”, mereka berkata: “ kami bersyukur menghadapi kelapangan, bersabar menghadapi bencana, dan ridha dengan qada’ ketentuan Allah”,</em><em> </em><em>kemudian Nabi SAW bersabda lagi:”Orang- orang mukmin yang benar, demi Tuhan Ka’ba”.</em></p>
<p>Dalam hadits diatas diterangkan dengan jelas bahwa <strong>ridha merupakan tanda dari keimanan seseorang, ridha adalah suatu maqam mulia karena didalamnya terhimpun tawakal dan sabar.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ridha tidak berarti menerima begitu saja cobaan yang diberikan oleh Allah swt. Walaupun dalam pengertiannya, ridha berarti menerima apa yang diberikan Allah dengan sabar dan ikhlas, bukan berarti tanpa ada keinginan maupun usaha untuk mengubah situasi yang telah terjadi menjadi lebih baik lagi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Mereka yang ridha, dapat merasakan hikmah dan kebaikan Dzat yang mendatangkan ujian. Mereka tidak berburuk sangka kepadaNya. Disaat yang lain menghayati betapa Dia Maha Agung, Maha Mulia dan Maha Sempurna. Mereka bahkan dapat menikmati musibah yang menimpanya, karena mereka tahu bahwa musibah itu datangnya dari Dzat yang dicintainya.</p>
<p>Ketika sesuatu yang tidak diinginkan datang menimpa, kita dituntut untuk ridha. Hal ini berarti kita meyakini bahwa apa yang telah menimpa kita itu adalah takdir yang telah Allah tetapkan, namun kita tetap dituntut untuk berusaha. Allah berfirman, <em>&#8221;Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.&#8221;</em> <strong>(QS 13: 11).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ridha berbeda dari sabar dan pasrah</strong></p>
<p><strong>Sabar berarti </strong>menahan diri dari amarah dan kekesalan ketika merasa sakit sambil berharap derita itu segera hilang. Pasrah adalah menerima segala ketetapan Allah, tanpa ada ikhtiar untuk mengubahnya sedikitpun. Ridha berbeda dari keduanya dan ridha merupakan salah satu sifat yang diutamakan (dimuliakan) oleh Allah swt.</p>
<p>Anas bin malik meriwayatkan dari Nabi saw, beliau bersabda :</p>
<p dir="rtl"><strong>اِنَّ اللهَ اِذَا اَحَبَّ قَوْمًا اِبْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِيَ لَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ عَلَيْهِ السُّخْطِ</strong></p>
<p dir="rtl">
<p><em>“Sesungguhnya jika Allah menyayangi suatu kaum maka Dia akan menguji mereka, barangsiapa yang ridha maka baginya kerdihaan Allah dan siapa yang marah maka baginya murka Allah s.w.t.”</em><em> </em></p>
<p><strong>Keutamaan Ridha juga telah tercantum dalam Al-Quran</strong></p>
<p>Jika mereka sungguh-sungguh rida dengan apa yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata: &#8220;Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan kepada kami sebahagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah&#8221;, (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).</p>
<p>(QS 9:59)</p>
<p>Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat) -Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.</p>
<p>(QS 58:22)</p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Referensi:</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/artikel-islami/antara-ridha-dan-pasrah.html"><em>http://www.dudung.net/artikel-islami/antara-ridha-dan-pasrah.html</em></a><em>,</em></p>
<p><a href="http://www.dudung.net/artikel-islami/antara-ridha-dan-pasrah.html"><em>http://www.dudung.net/artikel-islami/antara-ridha-dan-pasrah.html</em></a><em>,</em></p>
<p><a href="http://jalandakwahbersama.wordpress.com/2009/06/07/ridha/"><em>http://jalandakwahbersama.wordpress.com/2009/06/07/ridha/</em></a><em> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadlabib.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadlabib.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadlabib.wordpress.com&amp;blog=3196055&amp;post=245&amp;subd=ahmadlabib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadlabib.wordpress.com/2009/10/08/ridha-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadlabib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ahmadlabib.files.wordpress.com/2009/10/niiiiiina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">niiiiiina</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
