Video Mesum mirip Ariel-Luna

Kasus beredarnya video mesum mirip Ariel Luna Maya seolah menjadi santapan berita harian bulan-bulan ini, terutama di negeri kita Indonesia yang merupakan tanah air mereka berdua. Semua kalangan baik tingkat pusat samapai tingkat bawah tak luput untuk membicarakan beredarnya video tersebut.

Pelajaan yang mungkin dapat kita ambil dari kasus tersebut yang pertama adalah tentang penegasan hukum atau penetapan hukum itu sendiri. Ahli-ahli hukum saling berdebat dan hasilnyapun beluma ada kepastian. Inilah bukti bahwa yang namanya hukum buatan manusia akan selamanya menimbulkan pertentangan dan merugikan satu sama lainnya, karena itu Allah SWT sudah dengan tegas mengatakan bahwa barang siapa yang tidak memakai hukum dengan apa yang Allah turunkan yaitu al-quran maka mereka termasuk golongan orang-orang kafir (Al-Maidah:44), walaupun pendefinisian kafir itu sendiri terdapat beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama islam.

Pelajaran kedua yang mungkin bisa kita ambil adalah bagaimana pentingnya pelajaran akhlak dan etika bergaul sesama dengan sesama manusia terutama ketika ada kesempatan untuk bergaul dengan lawan jenis bukan dalam ikatan perkawinan. Siapapu pelakunya yang ada dalam video tersebut, itu memperlihatkan pergaulan yang tidak semestinya dilakukan oleh pasangan yang belum terikat oleh nikah. Allah SWT. sudah mewanti-wanti untuk tidak mendekati apa yang namanya zina apalagi melakukanya (Al-Isra:32)

Selanjutnya ini meupakan pelajaran bagi kita ummat islam yang sudah bersuami atau beristri, untuk tidak pernah merencanakan pengambilan gambar atau perekaman kegiatan “ibadah nikmat” kita barang sekalipun, walupun dengan dalih untuk koleksi pribadi, selain perbuatan itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah karena belum ditemukannya alat-alat tersebut juga kemanfaatan dan keuntungan dari itu tidak ada. Allah SWT. telah menyuruh kita untuk menahan pandangan dan memelihara kemaluan kita dari tindakan yang memalukan (An-Nur:30).

Semoga kita terjaga dari perbuatan-perbuatan yang menjerumuskan kita ke neraka.

Bangkok, 24 Juni 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: